Elon Musk Serukan “Cancel Netflix” Gara‑Gara The Baby‑Sitters Club, Apa Sebabnya?
Newsporium Sabang – Elon Musk membuat heboh jagat media sosial dengan cuitan yang menyerukan agar publik membatalkan langganan Netflix. Dalam cuitannya, ia menulis:
Cancel Netflix for the health of your kids.”
Ajakan ini muncul sebagai bagian dari kampanye yang lebih luas terhadap Netflix, yang menurut Musk telah mempromosikan konten “woke” atau dianggap mengusung agenda progresif — terutama berkaitan dengan representasi gender dan identitas dalam program anak-anak.
Dalam aksi terbarunya, Musk juga menyebut salah satu serial Netflix — The Baby‑Sitters Club — sebagai contoh konten yang dianggap melintasi “batas wajar”.
Elon Musk The Baby-Sitters Club: Serial yang Dituding Terlampau Progresif
The Baby‑Sitters Club versi Netflix adalah reboot dari seri novel klasik karya Ann M. Martin.
Baca Juga: Sehari Menkeu Purbaya Ungkit Pertamina Malas-malasan Bangun Kilang Minyak, Kini di Dumai Terbakar
Reaksi Publik, Media & Dampak Nyata
Respons publik dan opini terpecah
Ajakan Musk memicu debat sengit di media sosial. Pendukungnya menyambut ajakan tersebut sebagai tindakan moral dan “pertahanan anak-anak”. Sementara kritikus menyebut ini bentuk sensor budaya atau serangan terhadap representasi keberagaman.
Penurunan harga saham Netflix
Akibat kampanye boikot ini, saham Netflix mengalami penurunan. Dalam satu hari, sahamnya turun sekitar 2,3 %.
Netflix tetap diam (untuk sekarang)
Hingga saat ini, Netflix belum merilis tanggapan resmi terhadap cuitan Musk ataupun kampanye boikot yang berlangsung.
Krisis budaya dan “perang nilai”
Isu ini semakin memperlihatkan bahwa konten media—terutama konten anak-anak—menjadi medan silang nilai (culture war). Bagaimana perusahaan media menyikapi keberagaman, identitas gender, dan kebebasan berkreasi kini sangat rentan terhadap tekanan ideologis.
Analisis: Apakah Seruan Musk Berdasarkan Logika Kuat?
Netflix punya banyak konten lain
Netflix memiliki ribuan judul tayangan. Dengan menyebut satu atau dua judul, Musk memberi sinyal simbolis tapi mungkin tidak mencerminkan kebijakan konten secara keseluruhan.
Kesimpulan
Elon Musk menyerukan “Cancel Netflix” sebagai respons terhadap keberadaan narasi transgender dan karakter non-biner di acara anak-anak — termasuk The Baby-Sitters Club. Ajakan ini bukan hanya soal satu serial, melainkan bagian dari kritik yang lebih besar terhadap bagaimana platform media memperlakukan konten identitas dan nilai-nilai sosial.














