Harta Kekayaan Muzakir Manaf Vs Bobby Perkenalan Singkat
Newsporium Sabang – Harta Kekayaan Muzakir Manaf (dikenal juga sebagai Mualem) adalah figur politik Aceh, mantan Panglima GAM, dan kini menjabat Gubernur Aceh periode 2025–2030.
Bobby Nasution adalah menantu Presiden Joko Widodo, mantan Wali Kota Medan, dan kini terlibat dalam politik di Sumatera Utara (Sebagai calon Gubernur dan pejabat publik).
Harta Kekayaan Muzakir Manaf
Total kekayaan tercatat Rp 48,318,030,236 (sekitar Rp 48,3 miliar)
Aset yang mendominasi adalah tanah dan bangunan senilai sekitar Rp 44,03 miliar, tersebar di Aceh (Banda Aceh, Lhokseumawe, Aceh Utara, Pidie)
Harta bergerak (kendaraan & mesin) senilai sekitar Rp 1,69 miliar
Harta bergerak lainnya sekitar Rp 2,17 miliar
Kas atau setara kas sekitar Rp 558,73 juta
Beberapa catatan khusus:
Salah satu aset terbesar adalah tanah dan bangunan di Banda Aceh seluas 1.814 m² dengan nilai taksiran Rp 24,78 miliar.
Di harta bergerak, ia memiliki kendaraan seperti Toyota Fortuner (2014), Mitsubishi Triton (2012), Toyota Hilux (2010), dan sebuah sepeda motor Harley Davidson hibah senilai Rp 700 juta.
Baca Juga: Cegah Rabies Anjing dan Kucing Disuntik Vaksin Aceh Tengah
Harta Kekayaan Bobby Nasution
Total harta kekayaan Bobby Nasution tercatat Rp 57,552,729,408 atau sekitar Rp 57,55 miliar
Aset tanah dan bangunan menyumbang Rp 40,375,000,000 (sekitar Rp 40,37 miliar)
Alat transportasi / mesin: nilai sekitar Rp 1,360,000,000 (ada beberapa kendaraan mewah)
Surat berharga senilai sekitar Rp 10,5 miliar
Kas dan setara kas: sekitar Rp 6,817,729,408 (sekitar Rp 6,8 miliar)
Rincian tambahan:
Beberapa bidang tanah & bangunan milik Bobby tersebar di wilayah strategis seperti Jakarta Selatan, Medan, Deli Serdang, dan Surakarta.
Siapa Paling Banyak?
Dari data publik yang tersedia:
Bobby Nasution memiliki kekayaan total ~Rp 57,55 miliar
Muzakir Manaf memiliki kekayaan total ~Rp 48,318 miliar
Catatan Penting & Keterbatasan
Perubahan kekayaan dari tahun ke tahun (investasi, penjualan aset, kenaikan nilai properti, utang baru) bisa sangat mempengaruhi posisi relatif mereka.
Angka-angka ini adalah snapshot pada waktu pelaporan tertentu (periode 2023 / LHKPN 2024 untuk kedua tokoh).












